Cara Alami Bebaskan Konstipasi

2009_07_21_11_12_23_constipation-d

KONSTIPASI atau susah buang air besar (BAB) merupakan gangguan pencernaan yang sering dialami yang ditumbulkan dari pola makan yang kurang serat. Untuk mengatasinya, Anda tidak perlu buru-buru menggunakan obat-obatan pencahar yang biasanya disertai dengan efek samping tertentu. Anda bisa memerangi gangguan ini dengan mencoba beberapa cara pengobatan alami berikut.

1. Perbanyak minum air

Konstipasi bisa dipicu oleh berbagai hal termasuk penggunaan obat-obatan, diet yang tidak sehat, perjalanan panjang dan kehamilan. Akan tetapi, dehidrasi merupakan penyebab utama masalah yang satu ini.

Makanan yang dikonsumsi akan diproses di usus halus, dan dilanjutkan ke usus besar dan colon. Jika tubuh mengalami dehidrasi, maka usus besar akan menyerap air dari sampah sisa makanan. Hal ini akan menghasilkan feses yang keras dan sulit untuk digerakkan.

Karena itu, pastikan Anda mendapatkan supan air yang cukup setiap harinya.

2. Serat

Kandungan serat dalam diet sangat efektif dalam mencegah konstipasi kronis. Serat yang larut dalam air akan memperlambat proses pencernaan dan membantu penyerapan nutrisi-nutrisi dari makanan. Di sisi lain, serat yang tidak larut berfungsi melembekkan feses, sehingga lebih mudah digerakkan melewati usus.

Untuk mendapatkan serat yang larut, Anda bisa mengonsumsi kedelai, oat, gandum, jeruk sitrus, strawberry, dan kentang. Sedang serat yang tidak larut bisa didapatkan dari whole grain, sereal, biji-bijian dan kulit dari berbagai buah dan sayuran.

Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, pastikan Anda mengonsumsi 21-25 gram serat per hari. Jumlah ini setara dengan 4 cangkir buah dan sayur yang mengandung serat. Buah ini termasuk apel, jeruk, brokoli, berries, pir, wortel dan kedelai.

3. Tepung psyllium

Anda ingin meredakan konstipasi dengan cara yang lebih cepat? Tepung psyllium dipadukan dengan segelas air, 3 kali sehari, bisa menjadi pilihan Anda. Tepung ini berfungsi melembekkan feses serta mengandung efek laksatif.Tepung ini bisa mengembang dan menyumbat usus, penyebab konstipasi. Jadi, pastikan Anda memperbanyak asupan air saat menggunakan tepung psyllium.

4. Buah kering

Buah kering, termasuk, buah prem kering, mengandung sorbitol yang mengandung efek laksatif di dalam tubuh. Selain itu, buah kering juga kaya antioksidan dan  serat larut maupun yang tidak larut. Satu cangkir buah kering mengandung 12 gram serat.

5. Pastikan tubuh tetap bergerak

Anda bisa mempercepat kerja usus dengan olahraga. Aktivitas fisik ini akan mengurangi waktu yang diperlukan makanan untuk bergerak melewati usus. Dengan begitu akan mengurangi jumlah air yang diserap dari feses ke dalam tubuh. Feses yang keras susah digerakkan dan memicu konstipasi. Olahraga juga berfungsi menstimulasi kontraksi alami otot-otot usus. Otot usus yang berkontraksi secara efisian akan membantu menggerakkan feses dengan lebih cepat.

Agar fungsi pencernaan bekerja maksimal, pastikan Anda melakukan latihan fisik teratur. Tidak harus lama, 10-15 menit beberapa kali sehari akan membantu kerja sistem pencernaan. Anda bisa memilih jenis olahraga seperti lari, jogging, renang atau menari. Semua jenis olahraga ini bisa menjaga kesehatan saluran pencernaan.

6. Peduli isyarat tubuh Anda

Cobalah pergi ke kamar mandi dalam waktu yang sama setiap pagi. Jadikan hal ini menjadi kebiasaan, karena aktivitas motor colon bekerja pada kecepatan maksimal pada saat ini.

Selain itu, pastikan Anda tidak mengabaikan keinginan untuk ke kamar mandi. Gerakan peristaltik yang memicu gerakan usus bisa datang dan pergi dengan sendirinya. Jika Anda mengabaikan, maka mungkin saja Anda akan kehilangan kesempatan. Semakin lama feses berada di usus, maka akan semakin keras karena semakin banyak air yang diserap. Tentunya akan semakin sulit juga dikeluarkan. Keinginan untuk BAB biasanya meningkat setelah waktu makan. Jadi, manfaatkan sinyal dari tubuh Anda. (OL-08)

Sumber : mediaindonesia.com

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s